Brotowali (Prikroretin, Senyawa untuk Pernapasan dan Penurun Panas) - Bagi peminat jamu, tentu tidak asing lagi bila mendengar kata brotowali. Herbal yang terkenal dengan rasanya yang sangat pahit ini diklaim sebagai salah satu tanaman asli Asia Tenggara meski hingga saat ini masih belum diketahui dimana tanaman ini berasal.
Brotowali yang memiliki nama ilmiah Tinospora ini merupakan tanaman perdu yang menjalar dan melilit dengan batang tanaman sebesar jari kelingking. Batang ini berbintil - bintil rapat dengan tinggi dapat mencapai 2,5 m. Daun brotowali merupakan daun tunggal dengan bentuk seperti jantung, bertangkai, dan memiliki panjang 7 – 12 cm serta lebar 5 – 10 cm.
Pikroretin merupakan zat pahit yang barasal dari brotowali. karena kandungna inilah brotowali memiliki rasa pahit yang sangat terkenal. Dengan adanya zat ini kerja sel saraf pernapasan dapat terangsang dengan baik sehingga kerja sistem pernapasan dapat bekerja lebih baik. Selain bermanfaat sebagai untuk pernapasan, senyawa pikroretin bersama dengan alkaloid sangat baik dalam menurunkan panas (antireptik).
Selain pikroretin, brotowali mengandung zat terpen yang bermanfaat dalam pengobatan hepatitis.Terpen ini bersifat hepraprotektor/pelindung hati sehingga dapat melindungi hati dari kanker hati.

Posting Komentar